Menghadapi Tantangan Golkar Sulsel, Empat Figur Yang Tepat Ketua DPD

Oleh Arqam Azikin

Situasi proses politik Sulawesi Selatan semakin dinamis, bersamaan hangatnya proses para bakal calon pilkada saling rebutan parpol menuju pendaftaran Calon Kepala Daerah awal September 2020.
Dilain sisi, juga yang menarik perhatian yakni pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Golkar ke X.

Partai Golkar yang masih menduduki pemenang Pileg 2019 di Sulsel, juga akan menghadapi banyak tantangan even politik khususnya Pilkada serentak Desember 2020.
Dan, disinilah letak strategisnya Musda Golkar Sulsel yang lagi dipersiapkan pelaksanaannya pada akhir Juli 2020 oleh SC Musda Golkar.
Proses pendaftaran kandidat Ketua Golkar Sulsel telah berakhir Minggu 19 Juli 2020, dan ada sembilan Figur yang mendaftar yakni; Taufan Pawe (Walikota Parepare) Kadir Halid (Pengurus DPD Sulsel), Hamka B Kady (Anggota DPR RI), Andi Fashar Padjalangi (Bupati Bone), A Syamsulalam Mallarangeng (DPD Sulsel), Emir Baramuli (Pengusaha), Andi Rio Padjalangi (Anggota DPR RI), Syamsuddin Hamid (Bupati Pangkep), dan Supriansah, SH, MH (Fraksi Golkar DPR RI).
Kesembilan kandidat masih memiliki tahap lanjutan bila akan resmi masuk sebagai Calon Ketua Golkar Sulsel, yakni minimal mempunyai dukungan 30% dukungan pemilik suara Musda.

Mencermati Tantangan Golkar Sulsel ke depan di 24 kabupaten/kota, alangkah tepatnya mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih Ketua DPD Golkar Sulsel menggantikan posisi Nurdin Halid (NH).

Mengingat situasi tersebut, minimal ada Delapan skala prioritas tantangan bagi Golkar berupa; persiapan pilkada serentak 12 kabupaten/kota, konsolidasi pengurus DPD II, penguatan basis politik baru, evaluasi dan rekruitmen pengurus DPD II, interaksi sosial kemasyarakatan, pengaruh teknologi informasi, menggalang tokoh masyarakat berbagai profesi, serta kerjasama lintas institusi di luar Golkar.

Guna menghadapi minimal Delapan tantangan tersebut, ada 4 Figur yang memiliki potensi kemampuan dalam memimpin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel berikutnya yaitu, Supriansa, Taufan Pawe, Andi Fashar Padjalangi dan Kadir Halid. Keempatnya mempunyai skil kepemimpinan, kompetensi, jaringan, interaksi basis millenial, dan penguasaan Geopolitik.

Dari keempat Figur ini, kemudian ditambah kelima Figur yang ikut mendaftar sebagai Kandidat Ketua akan lebih baik lagi dalam menyatukan potensi Tokoh Golkar Sulsel menghadapi tantangan kerja politik berikutnya pasca Musda Golkar ke X.



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini