Kampanye di Kecamatan Wajo, Putri Sulung DP Pukau Warga

Aura Aulia Pomanto - memukau warga saat kampanye di Kecamatan Wajo. Ia menjelaskan program pembangunan lorong yang pernah dilakukan ayahnya, yang membuat warga di lorong merasa hidupnya nyaman. Ia minta warga melanjutkan program ADAMA lima tahun ke depan. (FotoTimDP-Ftm)
Warga di Lorong nyaman – Ia menyebutkan Danny Pomanto membangun mulai dari lorong karena lorong sel sebuah Kota. Warga yang tinggal di lorong ialah warga yang paling membutuhkan perhatian pemerintah. Kalau lorong sudah asri, berarti kehidupan kota akan sehat. “Warga di lorong akhirnya merasa nyaman,” kata Aura.
menitindonesia, MAKASSAR – Kampanye dialogis pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi di wilayah Kecamatan Wajo, diwakili oleh istri mantan walikota tersebut, Indira Yusuf Ismail dan putrinya, Aura Aulia Imandara Pomanto, Sabtu (17/10), kemarin.
Dalam kampanye dialogis di Jalan Muhammadiyah Kelurahan Melayu, Aura Aulia Imandara Pomanto memberikan sambutan. Ia juga menyemangati warga yang hadir.
“Saya ucapkan terimah kasih atas kehadiran warga disini, kami datang untuk silaturahmi sekaligus mendengar apa-apa keluhan warga saat ini,” ucap putri sulung Danny Pomanto itu.
Lebih lanjut Aura menyampaikan bahwa pasangan Danny-Fatma adalah pasangan yang ideal. Satunya anak lorong dan satunya lagi dari keterwakilan perempuan.
Dia kembali mengingatkan ke warga, sosok Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto tentunya sudah tidak asing lagi bagi warga Makassar, karena pernah menjadi Wali Kota selama lima tahun, periode 2014-2019.
“Kami juga ingin kembali mengigatkan warga bahwa saat ini, Pak Danny Pomanto bersama Ibu Fatmawati kembali maju bertarung di Pilkada Makassar. Siapki semua menangkan Danny-Fatma?” tanya Aura.
Spontan warga menjawab serentak, “Siap, Adama!”
Lalu, Aura kembali menjelaskan, di era kepemimpinan Danny Pomanto membangun Makassar, Danny lebih banyak melibatkan masyarakat dan memulai pembangunan kota Makassar itu dari lorong.
“Pak Danny memang tidak fokus pada penbangunan fisik, tapi beliau mulai membangun dari lorong karena lorong adalah sel sebuah kota. Pak Danny selalu ingin merubah mindset warga tentang lorong. Jadi membangun mulai dari lorong,” ungkap Aura di hadapan warga.
Dia juga menyebutkan banyak program pemberdayaan lorong yang lahir saat ayahnya menjabat Wali Kota Makassar, diantaranya, Lorong Garden (Longgar), Lorong Sehat (Longset), Makassar Tidak Rantasa (MTR). Dengan berbagai program ini, lorong-lorong di Makassar jadi bersih dan cantik sehingga warga juga lebih nyaman.
Aura berharap pada Pilkada 2020 ini masyarakat bisa memilih pemimpin yang benar-benar merakyat dan punya program realistis.
“Karena itu kami berharap warga bisa cerdas memilih pemimpin dalam Pilkada Makassar ini. Sebab hal ini menentukan masa depan Makassar lima tahun ke depan. Janganki salah pilih. Pilih calon yang punya visi misi dan program yang realistis,” pintanya.
Sementara Indira Jusuf Ismail yang turut mendampingi Aura, menambahkan bahwa Aura yang merupakan anak sulungnya bersama Danny Pomanto (DP) dan diketahui pula Aura juga seorang arsitek.
“Saat kampanye memang saya selalu didampingi anak saya Aura dan komunitas Wero ri Langi, anak saya ini juga arsitek seperti Pak Danny. Tapi janganki lupa yah 9 desember pilihki yang nomor satu untuk Makassar dua kali tambah baik,” ungkap Indira Jusuf Ismail. (adezakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini