Merasa Terganggu Tangisan Anak Pacarnya, Bayi 14 Bulan Dipukuli Hingga Babak Belur

Bayi 14 Bulan, dianiaya pacar ibunya hingga babak belur. (Foto: Ist)
Pacar bangsat – Bayi laki-laki inisial GA, usia 14 bulan, babak belur dianiaya oleh Raikah Parandi, pacar ibunya. GA mengalami luka di sekujur tubunya. Raikhan menghajar bayi itu dengan tinjunya. “Pacarku sendiri yang pukuli bayiku,” kata Satriani.
menitindonesia, MAKASSAR – Entah setan apa yang merasuki Raikhan Parandi, sehingga tega melakukan aksi kekerasan kepada bayi laki-laki, GA yang baru berusia 14 bulan. Raikhan meninju GA berkali-kali> Tak hanya memukul dengan tinjunya, Raikhan juga menginjak-injak putra kekasihnya itu.
Sastriani (18), tak tahu apa sebab kekasihnya, Raikhan Parandi, kalap memukuli bayinya. “Pacarku yang pukul anakku di kosan,” kata Satriani di Mapolsek Panakkukang, Selasa (9/2/2021).
Ia menceritakan, penganiayaan kepada anaknya dilakukan Raikhan ketika mereka berada di kontrakan, Jalan Haji Kalla Kota Makassar. Saat itu, kata dia, bayinya tengah rewel dan menangis. “Tiba-tiba saja pacarku (Raikhan) langsung marah-marah tanpa sebab,” ucapnya.
Kemarahan pacarnya itu, dilampiaskan ke bayi tidak berdosa itu. Menurut Satriani, tiba-tiba Raikhan mendatangi bayinya dan langsung memukulnya dengan kepalan tangan pada bagian wajah GA, secara berulang kali. Selain dipukul, kata dia, pelaku juga sempat membanting korban ke lantai dan kasur.
“Pelaku sempat menginjak, bahkan menggigit anakku,” kata Satriani.
Melihat kekasihnya itu kalap dengan memukuli anaknya secara brutal, Satriani tak bisa berkutik. Ketika dia bersuara meminta pacarnya menghentikan, justru pacarnya itu malah kembali memukuli anaknya. Akhirnya Satriani mengaku pasrah dan miris melihat buah hatinya dengan suaminya terdahulu dianiaya oleh pacarnya itu.
Kalau saya teriak mau ambil anakku, Raikhan terus memukulinya dngan keras. Saya sangat ketakutan,” ucapnya sambil menangis.
Setelah korban bersimbah darah dan menangis histeris, pelaku langsung keluar kamar dan pergi menggunakan sepeda motor. Ketika itu juga, Satriani langsung melapor ke Polsek Panakkukang.
Sebelumnya, Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fatur Rakhman bilang, kasus penganiayaan ini sementara dalam penyelidikan. Petugas telah mendatangi lokasi penganiayaan di rumah kontrakan ibunya di Jalan Haji Kalla, Kota Makassar, Sulsel.
“Kami mendatangi lokasi dan benar adanya. Kami temukan bercak darah di selimut dan kasur. Darah ini milik korban,” kata Kompol Jamal.
Saat ini, korban (GA) sementara dirawat RS Bhayangkara Makassar. Dia mengalami luka lebam di wajah, mulut, bibir, dada, mata dan jari-jarinya. Polisi sedang memburu pelaku. (andi ade zakaria)