Hasil Penggeledahan Terkait OTT di Sulsel di Empat Titik, KPK Temukan Dollar

KPK menunjukkan sejumlah uang hasil tangkap tangan di Sulsel. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Setelah melakukan penggerebekan di empat titik terkait adanya operasi tangkap tangan beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan uang dalam bentuk Dollar, USD10.000 dan SGD190.000, atau senilai Rp1,4 miliar.
Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, penggeledahan KPK di empat titik setelah terjadinya OTT di Sulsel, selain menyita beberapa dokumen terkait anggaran dan proyek infrastruktur, Tim KPK juga menemukan uang dalam bentuk dollar AS dan SGD.
“Uang itu dari hasil penggeledahan tim penyidik KPK di empat lokasi berbeda di Sulsel. Mereka menemukan sejumlah uang tunai,” kata Ali di Jakarta, Kamis (4/3/2021).
Ali mengaku penggeledahan dilakukan di empat titik yakni di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rumah Dinas Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulsel, Kantor Dinas PUTR Sulsel, dan Rumah Pribadi Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah.
“Itu pada hari Senin dan Selasa di wilayah Sulsel terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel TA 2020-2021. Sebagaimana yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa mengenai adanya temuan bukti berupa uang tunai,” bebernya.
Selanjutnya, kata Ali, uang tersebut akan diverifikasi dan dianalisa mengenai keterkaitannya dengan perkara ini. “KPK segera akan melakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini,” ucapnya.
Diketahui, KPK kembali menggeledah kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Rabu (3/3) kemarin. Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan tiga koper dan dua kardus dokumen yang diduga sebagai barang bukti. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini