Dukung Bupati Maros Pulihkan Ekonomi, Kapolres Perintahkan Jajarannya Tingkatkan Disiplin Masyarakat di Masa Pandemi

Bupati Maros Rapat bersama Forkopimda terkait evaluasi PPKM Skala Mirko dan pemulihan ekonomi. PPKM (Foto: Ist_ito)
menitindonesia, MAROS- Bupati Maros HAS Chaidir Syam menggelar rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro bersama Forkopimda di Gedung serbaguna Pemkab Maros, di Turikale, Maros, Jumat (12/3/2021), sore.
Chaidir Syam meminta kepada seluruh stake holder di Maros agar mendukung program ekonomi nasional, khususnya di Kabupaten yang terimbas dampak wabah virus corona (Covid-19).
Hadir dalam rapat evaluasi yang pimpin Bupati tersebut, yakni wakil Bupati Maros Hj Suhartina Bohari, Sekda Maros Andi Davied Syamsuddin dan Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masing Ketua DPRD Maros HA Patarai Amir, Kapolres AKBP Musa Tampobulon, Dandim 1422 Letkol Inf Budi Rahman, Kajari Maros, Ketua PN Maros.
Dalam rapat ini, juga terlihat seluruh Kapolsek dalam lingkup Polresta Maros turut hadir, Camat dan para Lurah serta Kepala Desa se Kabupaten Maros.
Chaidir menjelaskan, bahwa saat ini, Maros termasuk salah satu daerah yang memiliki angka kesembuhan tertinggi dari Covid-19, yakni di atas angka 92 persen. Namun, ia berharap agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan lingungan apalagi saat ini cuaca sedang ekstrim.
Sementara itu, AKBP Musa Tampobulon, saat menjadi pembicara dalam rapat tersebut, mengisntruksikan kepada seluruh Kapolsek dan semua pihak di Kabupaten Maros agar mematuhi instruksi Mendagri nomor 03 tahun 2021 tentang PPKM skala mikro.
“Saat ini Maros masih masuk zona orange, kita semua berharap segera Maros ini bisa menjadi zona hijau dan bebas dari penyebaran Covid 19” kata Musa Tampobulon.
Lebih lanjut, Kapolres meminta semua pihak menekan penyebaran Covid 19 dan sekaligus memerintahkan para Kapolsek agar terus bersinergi dengan TNI dan Pemerintah setempat untuk meningkatkan lagi intensitas kegiatan pendisiplinan masyarakat terkait PPKM.
“Mari Kita bekerjasama memutus mata rantai Covid 19 ini, dan mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan mendukung program yang dicanangkan bupati,” tegasnya.
Sebelumnya komite penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai tanggal 9-22 Maret 2021, dengan cakupan wilayah diperluas termasuk Sulawasi Selatan karena adanya penambahan jumlah kasus yang meningkat. (ito)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini