24 Orang Pegawai KPK Masih Diberi Kesempatan Ikut Pendidikan Bela Negara, Alex: Yang 54 Lainnya Akan Dipecat

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Koordinator ACC Kadir Wakanobun (belakang). (Foto Edit_Menit)
menitindonesia, JAKARTA – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, 51 dari 75 Pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) akan dipecat.
Sedangkan yang 24 orang Pegawai KPK lainnya, masih diberikan kesempatan untuk mengikuti TWK ulang dan pelatihan bela negara.
“ang 24 orang Pegawai KPK, masih diberi kesempatan. Mereka akan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan tes wawasan kebangsaan,” kata Alexander Marwata, Rabu (25/5/2021)
Dia menjelaskan, sebelum mengikuti pelatihan bela negara dan mengikuti TWK ulang, ke-24 Pegawai KPK itu diwajibkan menandatangani kesediaan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan wawasan kebangsaan dan bela negara.
“Kalau kemudian yang bersangkutan itu tidak lolos yang bersangkutan tidak bisa diangkat menjadi ASN,” ujarnya.
Lebih lanjut, Alex bilang untuk menciptakan pegawai KPK yang berkualitas, KPK akan terus berusaha membangun SDM yang berkualitas pula.
Alex mengklaim SDM yang berkualitas itu tidak hanya berupa kemampuan menghungkap kasus tapi juga memiliki aspek wawasan kebangsaan, misalnya rasa cinta kepada tanah air, bela negara, setia pada Pancasila, UU, NKRI dan pemerintah yang sah.
Sementara itu, Koordinator Anti Coruption Commitee (ACC) Sulawesi Kadi Wakanobun, keputusan pimpinan KPK yang akan memecat 54 orang Pegawai KPK dari 75 orang yang tidak lolos TWK, merupakan pelanggaran atas keputusan Mahkamah Konstitusi dan pembangkangan terhadap himbauan presiden.
“Sepertinya pimpinan KPK memang mau menyingkirkan orang-orang tertentu di KPK dengan melalui tes wawasan kebangsaan. Bahkan keputusan MK tidak dilaksanakan dan arahan Presiden tidak dihargai lagi,” pungkas Kadir. (roma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini