Buka Bimtek Perpustakaan, Bupati Maros Dorong Pustakawan Galakkan Gerakan Budaya Literasi

Bupati Maros AS Chaidir Syam didampingi Wabup Hj Suhartina Bohari Pembukaan acara Bimtek Perpustakaan.. (Foto: ist_menit)
menitindonesia, MAROS – Bupati Maros AS Chaidir Syam, menekankan perlunya literasi covid 19 untuk mencegah munculnya berbagai informasi yang negatif terkait pelaksanaan program vaksiniasi Pemerintah, saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Perpustakaan Desa dan Kelurahan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, di Aula Mini Perpustakaan Maros, Senin (21/6/2021)
“Saya minta para pustakawan desa dan pustakawan kelurahan ikut serta mendukung program pemerintah mewujudkan program vaksinasi nasional guna mencegah terjadinya penyebaran covid di desa-desa dan kelurahan” kata Chaidir Syam.

Dia juga menyampaian, dirinya sengaja mendahulukan untuk hadir di acara perpustakaan Maros sebelum memenuhi acara lainnya, karena perpustakaan desa dan kelurahan, kata dia, sangat penting untuk menjadikan Maros sebagai kabupaten literasi di Sulsel.

Mantan Ketua DPRD Maros itu, mengapresasi para pustakawan desa, kelurahan dan Dinas Perpustakaan yang memprakarsai bimbingan teknis terkait pelaksanaan dan optimalisasi para pengelola pustakawan desa dan kelurahan yang ada di Maros.
Chaidir mengharapkan hadirnya budaya literasi di Maros, dimulai dari para pustakawan, pegiat literasi dan pengelola perpustakaan desa dan kelurahan yang ada di Maros.
“Budaya literasi harus ditumbuhkan di Maros dan ini dimulai dari dari para pustakawan, baik di desa maupun di kelurahan. Kalau budaya literasi berkembang, ke depan kita memiliki generasi yang cerdas dan bisa membangun peradaban yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, pegiat literasi Bachtiar Adnan Kusuma mengatakan, aspek terpenting perpustakaan desa dan kelurahan, selain dibutuhkan adanya regulasi untuk memberdayakan para relawan dan pengelola, juga dibutuhkan kapasitas personal pengelola serta penguatan kelembagaan.

“Jaringan kerjasama pengelola sangat penting terhadap dunia luar termasuk dunia usaha, tokoh-tokoh masyarakat dan para penulis, penerbit, toko buku untuk penyediaan buku-buku bacaan yang bermutu. Saya yakin Maros bisa tumbuh dengan ekosistem gerakan literasi di Sulsel, apalagi Bupati dan Ibu Wabup memberi perhatian yang besar bagi literasi,” pungkas Bachtiar. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini