Harga-Harga Mati Negara Kesatuan Republik Arwah

Mantan Anggota Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AMPD)
Oleh Ostaf al Mustafa
SEMUA yang ditulis pada naskah ini untuk dilupakan setelah beberapa detik dibaca, bahkan sejak pada abjad yang pertama. Mengapa bisa demikian? Karena yang dibahas semuanya tentang hal-hal yang sudah mati, mulai dari harga-harga, orang, dan arwah. Bisa juga dengan alasan lain, bahwa yang akan ditelaah di sini tentang kunjungan pada suatu negeri di alam semesta yang berbeda, yang tiketnya hanya sekali perjalanan. Hampir tidak ada rute pulang ke negara asal, sebagaimana yang terjadi dalam multiverse, meta-universe, atau dunia parallel dalam Spiderman, No Way Home (2021). Selain itu, seperti halnya Spiderman, puncak tertinggi setelah menjadi superhero, maka yang terbaik yakni dilupakan oleh siapapun, termasuk kerabat dekat, kekasih, hingga sahabat. Demikian pula, siapa yang pernah memasuki area meta-universe kemungkinan besar tak ada yang perlu diingat lagi.
Mulitiverse itu bernama Negara Kesatuan Republik Arwah (NKRA). Letaknya cukup jauh dari NKRI karena harus melewati tujuh multiverse yakni NKRB, NKRC, NKRD, NKRE, NKRF, NKRG, dan NKRH. Tidak diketahui secara pasti apa kepanjangan dari ketujuh negeri itu. Tentu yang mengetahuinya yakni mereka yang pernah berkunjung ke salah satu negara tersebut.
Tersebutlah di NKRA tersebut, penguasa tertinggi secara konstitusional yakni sesosok boneka. Secara politik, dirinya bukan Pinokio. Meski bila ia berbohong setiap hari, tak bakal hidungnya menjadi panjang. Sebab bagaimana mungkin ada masker yang bisa elastis sesuai ukuran alat pernafasan itu? Padahal di sana juga pernah terdapat pandemi besar, sehingga dua rongga pada muka harus ditutupi selama berinteraksi dengan yang lainnya.
Pada akhirnya, wabah itu banyak mematikan rakyat, yang dahulu dipaksa untuk disuntik dua kali, apalagi hingga diperkuat dengan booster. Kondisi itulah yang membuat lebih banyak arwah daripada orang yang yang terjebak dalam tubuh boneka. Sebenarnya booster itu fungsinya sama seperti penguat pada area yang lemah jaringan, sebagaimana pada antena televisi agar dapat menambah sinyal digital atau analog yang kencang dan prima. Ketika dimasukkan pada tubuh, maka vaksin yang dulunya sudah habis masa pakainya, bisa seakan-akan berguna kembali.
Dengan booster itu, setiap orang bisa bicara, mengadu, dan meratap pada tembok. Bahkan bisa berdoa pada sepultura yang dikeramatkan, meski di tempat itu, dahulu di beberapa generasi sebelumnya, ternyata hanyalah tumpukan-tumpukan tanah untuk menutupi tahi anjing. Demikian khasiat tambahan dari booster yang cair itu. Keunggulan lainnya, setelah adanya booster itu, yakni tak ada lagi disrupsi dalam bermedia sosial seperti phubbing, trolling, social climbing, dan body shaming. Hoaks dan halusinsasi di NKRA dianggap biasa-biasa saja, sama seperti pada negara yang inisial huruf keempatnya berakhiran ‘I’.
Di sini, uang sebesar 15 triliun di kantong, dianggap tak terlalu besar. Bandingkan dengan di negara kalian, meski hanya 11 triliun saja, tetapi belum terlihat wujudnya hingga sekarang. Di NKRA tak ada warganet yang usil, karena semua itu hanya uang arwah. Tak ada juga yang mempersoalkan sebuah merek mobil nasional yang dibuat pelajar setingkat SLTA. Memang di NKRA terdapat juga kendaraan roda empat itu yang tak terlihat di jalanan. Bahkan seperti di negara kalian, memang tak ada yang menjualnya dalam bentuk bekas, meski konon sudah ada yang menggunakannya bertahun-tahun.
Warga negeri kalian memang sering meributkan hal yang tak penting. Cobalah meniru netizen di sini yang sudah mendiamkannya, karena sudah dikategorikan sebagai mobil arwah. Kalau ada yang sudah pernah melihat siluman, maka kendaraan itu juga bisa terlihat di parkiran atau melaju di jalan-jalan kampung.
Mengenai pemimpin boneka itu, dihidupkan bukan hanya dengan tenaga arwah dan kekuatan mental yang terevolusi, tetapi juga dengan adanya ektoplasma atau residu ektoplasmik sebagaimana dalam Ghosbuster: Afterlife (2021) atau salah satu seri novel pentalogi, Kincir Waktu (2021) karya Akmal Nasery Basral. Tidak diketahui secara pasti bagaimana boneka itu diisi dengan arwah dan memerintah manusia.
Sebenarnya masih banyak yang harus diumbar tentang kondisi terkini NKRA, termasuk perlu menjelaskan mengapa judul tulisan ini, ditulis demikian. Namun, semua karakter, kata, spasi, dan kata-kata tersebut untuk apa ditulis berpanjang-panjang, padahal pada akhirnya akan dilupakan.
Jakarta, 08 Januari 2022


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini