Sebelum Reses, Anggota Fraksi NasDem Maros Didaulat Jadi Khatib Shalat Jumat, Warga Minta Daya Listrik

Reses Masa Sidang II Anggota DPRD Maros, H Abidin Said. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Maros, H Abidin Said, usai melaksanakan reses masa sidang ke II di Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros pada Jumat (4/3/2022), kemarin.
Abidin Said yang juga Anggota Fraksi Partai NasDem Kabupaten Maros ini, mengatakan, ada hal menarik dalam resesnya di Dusun Samata, Desa Limapoccoe itu, ia diminta oleh warga menjadi khatib Shalat Jumat.
“Saya ini kan bukan Ustad, tapi karena diminta menjadi khatib, dan saya sedikit punya bekal ilmu agama, yah saya harus memenuhi permintaan warga, hitung-hitung berbagi ilmu meski sedikit, bisa dicatat sebagai pahala,” kata Abidin Said saat ditemui di rumahnya, Minggu (6/3/2022).
Dia menceritakan, saat menjadi khotib Shalat Jumat karena didadak oleh Ketua Panitia Pembangunan Mesjid dan tokoh masyarakat setempat, akhirnya dia pun memenuhi permintaan itu.
Dalam khutbahnya, lanjut Abidin Said, dia mengupas isi kandungan Surah Al Asr, demi masa. Ia masih ingat bekal ilmu agama yang didapatnya ketika menimba ilmu di peantren DDI.
“Kebetulan, saya alumni Pesantren DDI. Jadi masih ada ilmu agama sedikit. Tapi saat khitbah, Alhamdulillah, masih segar ilmu yang pernah saya dapatkan di pesantren,” ujarnya.
Usai melaksanakan Shalat Jumat bersama warga, Abidin melanjutkan kegiatan Resesnya untuk menyerap aspirasi warga, khususnya di Dusun Samata, Desa Limapoccoe.
“Sebagai wakil rakyat, kita harus memfasilitasi aspirasi masyarakat yang kita wakili dengan menyerap aspirasi mereka melalui reses dan tatap muka secara langsung. Semua usulan warga saya catat dan akan saya sampaikan sebagai pokok-pokok pikiran DPRD nanti,” kata Abidin.
Hadir dalam Reses masa Sidang II ini, ungkapnya, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama setempat dan juga dihadiri Camat Cenrana, Ismail.
Dalam reses tersebut, masyarakat meminta kepada Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPRD Maros itu, untuk memnfasilitasi warga Dusun Samata untuk mendapatkan aliran listrik, agar energi listrik yang masuk bisa maksimal.
“Selama ini ada aliran listrik, tapi redup. Malah bisa merusak elektronik yang ada karena dayanya sangat rendah. Warga meminta kami memfasilitasi agar daya listrik di Samata bisa ditingkatkan sama dengan daya yang ada di kota,” ujar Abidin.
Mengenai keluhan tersebut, Abidin berjanji akan memfasilitasi warga bersama dengan Anggota DPRD lainnya agar disedeiakan aliran listrik beserta terapo listrik dari Dusun Batang Bengo ke Dusun Samata yang jarak panjangnya kurang lebih dua km.
“Selain minta tambahan daya listrik, kata dia, warga juga mengusulkan penyediaan penerangan lampu jalan, bantuan bibit, sarana produksi, traktor, sarana jalan, pompa air dan juga masih ada keluhan soal langkanya penyediaan pupuk,” ungkap Abidin Said.
Menyangkut isu yang selama ini menjadi trandeing topikl, yaitu terkait suara Mesjid dari speaker toa, Abidin mengaku mendapat penjelasan dari warga setempat jika suara Mesjid di Dusun Samata ini, justru membantu masyarakat dan menjadi pengingat bagi warga untuk segera mendirikan Shalat.
“Jadi warga menjelaskan kalau bunyi Toa dari speaker Mesjid tidak mengganggu. Malah membantu warga untuk mengingtakan segera mendirikan Shalat,” ujar Abidin.
Dalam pelaksanaan Reses tersebut, selain dihadiri Camat Cenrana, juga hadir unsur keamanan Babinkantibmas (Polri), Babinsa (TNI). Lebih dari 100 warga hadir dalam reses tersebut. (asrul nurdin)