TPP ASN Pemprov Sulsel Mulai Dibayarkan, Kepala BKD: Ada Keterlambatan Karena Regulasi dan Penghitungannya Berubah

Kepala BKD Sulsel, Imran Jausi. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid, menyampaikan Tambahan Penghasilan Pengawai (TPP) bagi ASN di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan mulai dibayarkan secara bertahap.
“TPP ASN Pemprov Sulsel sudah cair sejak hari Kamis dan sudah mulai dibayarkan,,” kata Muhammad Rasyid, Sabtu (2/4/2022).
Adapun beberapa OPD yang telah dibayarkan, kata dia, diantaranya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
“Beberapa OPD sudah dibayarkan. Untuk OPD yang lain, segera menyusul,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Sulsel, Imran Jausi, mengatakan TPP bagi ASN Pemprov Sulsel menjadi perhatian Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
“Ini sesuai arahan Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, agar pembayaran TPP sudah dapat dilakukan secepatnya,” ujar Imran Jausi.
Adapun keterlambatan pencairan ini, kata dia, dikarenakan ada perubahan regulasi dari aturan Pemerintah Pusat, yakni perubahan regulasi berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 900-4700 tahun 2020 yang mengatur tentang kriteria TPP. Selain itu, kata dia, juga adanya keterlambatan rekomendasi terkait besaran TPP dari Kemendagri yang berlaku secara Nasional.
“Memang ada keterlambatan, karena beberapa regulasi terkait TPP mengalami perubahan, sehingga harus ada rekomendasi terkait besar TPP yang dibayarkan,” jelasnya.
Dengan demikian, lanjut Imran, harus dilakukan penyesuaian dengan SKP format baru sesuai Permenpan RB nomor 8 tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja. Selain itu, adanya penyesuaian aplikasi yang digunakan.
Keterlambatan ini juga terjadi karena penginputan SKP oleh OPD. Olehnya itu, dirinya pun berharap agar OPD segera melakukan penginputan sasaran kinerja pegawai (SKP) secara berjenjang, sehingga pengurusan TPP segera dirampungkan tepat waktu. (andi esse)