Danny Pomanto Akan Aktifkan Lagi Sepak Bola Jalanan “Golorong”

Danny Pomanto saat menendang bola masuk ke dalam gawang Golorong. (doc: ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Setelah sukses menggelar lomba lari Lantang Bangngia Run Rice, Wali Kota Makassar kembali akan mengaktifkan “Golorong”, olah raga yang pernah populer di tahun 2015.


“Setelah sukses menggelar balapan motor lantang bangngia dan lomba lari lantang bangngia, sekarang kita akan aktifkan lagi oleh raga “Golorong”. Kita akan cari lokasi bermain “golo rong”,” kata Danny Pomanto, Sabtu (30/4/2022).
Dia menyebut olah raga bola sepak “Golorong” itu, bisa dimainkan di lorong-lorong karena tidak butuh lahan yang luas. Danny pun bertekad mengaktifkannya kembali bermain bola sepak mulai di tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga ke Tingkat Kota.
Animo masyarakat terhadap oleh raga bola sepak “Golorong” sejak awal dicanangkannya dahulu sangat tinggi. Semangat main bola kampung, kata dia, kembali akan digelorakannya seperti di masa pertama olah raga tersebut digemari, tahun 2015 silam.
Untuk diketahui “Golorong” merupakan program Danny Pomanto pada periode pertamanya menjabat Wali Kota Makassar. “Golorong” adalah modifikasi olah raga sepak bola. Ukuran lapangannya tidak luas. Hanya butuh 6×20 meter. Bisa lebih kecil.
“Jumlah pemainnhya dalam satu tim, juga tidak banyak. Hanya empat pemain yang jadi starter. Pemain bisa diganti. Lalu bisa masuk lagi di menit waktu berikutnya. Aturannya hampir sama futsal. Durasi mainnya hanya 3×8 menit atau tiga babak,” ujar Danny.
Keunikan dari “Golorong” ini, gawangnya terbuat dari drum bekas, disusun tiga. Satu di atas, dua di bawah.  Kedua tim berlomba memasukkan bola lebih banyak, sebelum waktu berakhir.
“Ide ini muncul ketika melihat masyarakat Makassar antusias terhadap olah raga sepakbola. Banyak masyarakat memanfaatkan lorong untuk bermain bola,” ucap Danny.
Dia pun kemudian menggagas olah raga sepak bola mini ini dengan memberi nama “Golorong”,  konsep sepak bola jalanan yang tidak membutuhkan lahan yang luas. Danny mengklaim “Golorong” lebih menarik dari sepak bola lapangan besar.
“Olah raga ini hadir untuk menyalurkan energi positif anak-anak Makassar. Golo rong tidak hanya ditujukan bagi anak-anak. Olah raga ini juga bisa dimainkan oleh remaja, orang dewasa, bahkan orang tua,” ungkap Danny.
Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto, menyambut gembira rencana Danny Pomanto mengaktifkan kembali sepak bola jalanan denganc ara membuat pertandingan sepak bola jalanan secara berjenjang.
“Ini ide yang brilian dari Wali Kota, Pak Danny waktu periode pertamanya. Kalau ini digagas kembali oleh beliau, sangat efektif untuk mewujudkan visi Makassar city of sport,” pungkasnya. (andi esse)