Pameran Seni Digital Imersif Australia di Museum Kota Makassar, 70 Ribu Orang Berkunjung

Kurang lebih 70 ribu orang mengunjungi pameran bertajuk “Walking Through a Songline” di Museum Kota Makassar.
menitindonesia, MAKASSAR — Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, menyebutkan kurang lebih 70 ribu orang mengunjungi pameran di Museum Kota Makassar.
Pameran bertajuk “Walking Through a Songline” ini dibuka Konsul-Jenderal bersama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto.
Gelaran ini berakhir pada Kamis (5/10/2023).

Pameran ini menceritakan hubungan
penduduk asli Australia dengan tanah air mereka melalui tayangan audio-visual imersif yang terbukti populer
di media sosial.

“Saya senang sekali banyak orang Makassar yang berkesempatan mengunjungi pameran istimewa yang kami hadirkan di Makassar selama tiga minggu terakhir ini. Jumlah pengunjung melebihi ekspektasi saya. Saya sangat senang karena banyak anak sekolah yang mengunjungi Museum Kota Makassar untuk melihat “Walking Through a Songline” dan mengunjungi pameran lain di museum. Saya bergabung dengan beberapa siswa
sekolah di museum dan terkesan dengan ketertarikan para siswa terhadap budaya penduduk asli Australia dan hubungan sejarah antara Makassar dan Australia bagian utara,” kata Konsul-Jenderal Todd Dias.

Pameran “Walking Through a Songline” merupakan pameran pertama di Makassar yang diselenggarakan atas kerja sama antara Konsulat-Jenderal Australia di Makassar, Pemerintah kota Makassar, Museum kota Makassar, Museum Nasional Australia, dan Mosster Studios.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Walikota Makassar, Bapak Moh Ramdhan Pomanto atas antusiasmenya untuk mendukung kehadiran pameran ini ke Makassar dan kepada seluruh staf Museum Kota Makassar yang menyukseskan acara ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan kota Makassar dan juga Dinas Pendidikan kota Makassar bersama seluruh sekolah yang hadir pada pameran tersebut,” ujar Konsul-Jenderal Todd Dias. (*)