Dengan Niat dan Visi yang Jelas, Indira Yusuf Ismail Menunjukkan Jika perempuan Bisa Berkontribusi Besar dalam Memimpin dan Memajukan Kota Makassar

menitindonesia, MAKASSAR – Indira Yusuf Ismail makin mantap menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Makassar 2024. Pernyataan ini diungkapkannya dalam siniar atau podcast Berita Kota Makassar bertajuk Capila (Cari Pemimpin Layak) dengan tema “Perempuan Bisa Tonji Pimpin Makassar”, pada Jumat (14/6/2024).
Indira yang selama ini dikenal sebagai sosok perempuan berdedikasi dalam memajukan Kota Makassar, menjelaskan bahwa ia dan timnya masih mengikuti proses dan tahapan Pilkada yang tengah berjalan.
“Tentu kita melihat kerja tim kita maunya 01, tapi kan kita melihat proses. Hasil dan keputusan nanti akan kita diskusikan. Hitung-hitungannya akan seperti apa, kita akan bahas dengan partai yang berkoalisi sama kita. Mungkin di luar sana ada yang memasang-masangkan, bisa iya, bisa tidak. Cair saja,” ujarnya.
Indira mengungkapkan bahwa ia tetap menjaga hubungan baik dengan berbagai tokoh. Ia menegaskan pentingnya sabar dan kerja sama dalam menjalani proses politik ini.
“Semua punya hitung-hitungan sendiri. Tapi selama ini Alhamdulillah saya dekat dengan semuanya, tetapi tetap saya sampaikan, sabar. Kita sama-sama jalani semua. Kita edukasi masyarakat apakah layak kita berpasangan, harus sabar, dan partai juga akan melihat, partai juga survei sendiri,” tambahnya.
Program keberlanjutan pun menjadi salah satu fokus utama Indira. Ia mencontohkan program lorong wisata yang tidak hanya menata lingkungan tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui UKMK.
“Di lorong wisata itu ada semua (sektor) di dalamnya. Kita berharap masyarakat bisa usaha lewat UMKM, jadi selain menata lorong jadi lebih menarik, kita berharap lorong itu dikunjungi. Jadi branding ini bukan untuk Kota Makassar. Harus masyarakat sadari bahwa branding ini adalah buat dirinya,” tuturnya.
Menutup obrolannya dengan host podcast, Indira juga menekankan pentingnya edukasi politik kepada masyarakat menjelang Pilwali 2024. Ia mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat para calon pemimpin dan mengevaluasi kapabilitas serta kemampuan mereka.
“Siapapun yang akan mengikuti kontestasi politik ini, harus membranding dirinya. Masyarakat juga harus kenal siapa yang dipilih, kapabilitas dan kemampuannya seperti apa. Dia bisa tidak berkomunikasi dengan masyarakat, bagaimana problem solving-nya,” jelasnya
“Masyarakat harus cermat membaca, jadi masyarakat terlibat di politik juga. Hasilnya nanti itu pilihan dari masyarakat itu sendiri. Jangan saling menjatuhkan karena ini kan untuk kita juga,” pungkas Indira. Dengan niat dan visi yang jelas, Indira Yusuf Ismail menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berkontribusi besar dalam memimpin dan memajukan Kota Makassar.
Indira berharap kehadirannya dalam podcast ini dapat menginspirasi banyak pihak dan memperkuat keyakinan bahwa kepemimpinan inklusif adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik bagi Makassar. (*)