Suasana Rapat penandatanganan kepekatan rancangan awal RPJMD Maros 2025-2030 di ruang paripurda DPRD Maros. (Bkr)
menitindonesia, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros bersama DPRD Maros resmi menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Penandatanganan RPJMD yang menjadi langkah awal penyusunan peta jalan pembangunan daerah lima tahun itu, digelar dalam rapat paripurna DPRD Maros, Senin (21/04/2025).
Rapat Paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Muh. Gemilang Pagessa, didampingi Wakil Ketua Abdul Rasyid dan Nurwahyuni Malik. Sementara dari jajaran eksekutif, hadir Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur dan sejumal pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Muetazim menegaskan, rancangan ini memuat visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030, yang berpijak pada janji kampanye kepada masyarakat.
“Prioritas kami jelas, mewujudkan apa yang telah kami janjikan. Mulai dari ketahanan pangan, layanan kesehatan hingga peningkatan kualitas pendidikan,” kata mantan Kadis PU Maros itu.
Ia menambahkan, setelah nota kesepakatan ini, dokumen RPJMD akan segera dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk diselaraskan dengan program prioritas gubernur.
“Target kami, dokumen final RPJMD bisa rampung pada Agustus karena masih akan menunggu harmonisasi dengan RPJMN dan RPJMD Pemprov Sulsel,” tambah Muetazim.
Salah satu fokus utama adalah keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC), yang dinilai vital untuk menjamin akses kesehatan bagi seluruh warga Maros.
Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD, Haeriah Rahman, menekankan pentingnya keterpaduan antara visi-misi kepala daerah dan arah pembangunan jangka menengah daerah.
“RPJMD ini harus menjadi cerminan visi Maros yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan,” ungkap politisi PAN itu.
Haeriah menyebut, pembahasan saat ini masih pada tahap perumusan awal dan belum masuk pada substansi teknis. Ia memastikan, tahap pembahasan lebih mendetail akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Semua akan dibahas lebih rinci. Prosesnya sedang berjalan dan akan terus dikawal,” pungkasnya.