Baru Diperbaiki, Jembatan di Pakere Maros Kembali Rubuh

Jembatan pakere atau jembatan Haji Bohari kembali rubuh. (Asr)
menitindonesia, MAROS – Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, kembali ambruk pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 13.00 Wita. Jembatan yang menjadi akses utama warga itu sebelumnya juga pernah rubuh pada Maret lalu, namun masih dapat dilintasi.
Camat Simbang, Muhammad Yusri Rasyid, mengatakan sehari sebelum insiden sempat terjadi longsor di sekitar jembatan. Struktur jembatan turun sekitar 40 sentimeter sebelum akhirnya runtuh.
“Kerusakannya dipicu erosi air akibat curah hujan tinggi, sehingga fondasinya terkikis,” ujarnya.
Jembatan yang berusia sekitar 20 tahun itu tidak mampu menahan tekanan arus sungai yang meningkat akibat hujan. Kondisinya sudah menurun sejak beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:
Pemkab Maros dan BBWSJP Gelar Rapat Penanganan Banjir Moncongloe, Ini yang dibahas!

Pihak kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Maros. “Besok tim teknis dari PU akan datang ke sini,” kata Yusri.
Jembatan Haji Bohari merupakan penghubung utama antara Desa Tanete dan Desa Bontotallasa. Ambruknya jembatan membuat ribuan warga terdampak dan harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
“Warga harus memutar ke jembatan baru dari Ammarang ke Bulusipong,” kata Yusri.
Kepala Desa Bontotallasa, Abbas, mengatakan kondisi jembatan memang sudah menurun sebelum ambruk. Selama ini hanya sepeda motor yang bisa melintas.
“Mobil sudah lama lewat Ammarang. Jaraknya jauh, sekitar 3 kilometer,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan agar aktivitas warga bisa kembali normal.