Hanura Masih Godok Siapa Usungannya di Maros

H.A.S. Chaidir Syam saat mendaftar ke Hanura Maros.

Pilkada Maros 2020 Sudah hampir pasti pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros, mengerucut kepada tiga pasang kandidat. Harmil-ilham, Chaidir-Suhartina dan Tajerimin-Havid. Sisah Partai Hanura dan Gerindra yang belum menetapkan calonnya.

menitindonesia.com, MAROS – Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Maros, H. Rusli Rasyid mengaku, saat ini partainya belum bisa menentukan siapa bakal pasangan calon yang akan diusung di Pilkada Maros 2020. Dia bilang, tugas DPC Hanura Maros hanya sebatas membuka pendaftaran. Proses penentuannya di Tim Pemenangan Pemilu, di pusat.

“Belum ada nama calon yang direkomendasikan TPP sampai sekarang. Jadi ketiga kandidat yang tersisah mempunyai peluang yang sama,” kata H Rusli Rasyid, Rabu (26/8).

Dikonfirmasi kepada Ketua DPW Partai Hanura Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ilham Mattalatta, pun belum bisa memastikan calon usungan partainya di Maros. Saat ini, nama Andi Harmil Matotorang yang berpasangan dengan Andi Ilham Nadjamuddin diakuinya  menguat, karena melihat hasil surveinya yang mengalami trend positif.

“Hanya saja, prosesnya masih di godok TPP. Belum ditetapkan siapa pasangan calonnya,” ujar Andi Ilham Mattalatta senada dengan Rusli Rasyid, Rabu (26/8).

Diketahui, Partai Hanura Kabupaten Maros mengontrol empat kursi di DPRD. Persyaratan untuk menjadi calon, minimal harus memiliki 7 kursi parlemen. Jika berkoalisi dengan Partai Gerindra yang mengontrol 3 kursi, koalisi Hanura-Gerindra bisa menjadi poros baru dan mencukupkan empat pasangan calon.

Namun, selain ketiga pasangan calon tersebut, tak ada lagi bakal calon yang bersungguh-sungguh. Sehingga, kata Rusli Rasyid – yang akrab dipanggil Haji Celli alias Hacel itu – Hanura melihat siapa yang berpotensi menang dari salah satu kandidat, apakah Harmil-Ilham atau Chaidir-Suhartina.

“Ini sementara TPP amati hasil survei mereka, karena Hanura di Maros, bertekad untuk memenangkan usungannya. Jadi tidak tergesa-gesa menentukan calon karena target kami memenangkan calon yang diusung di Pilkada,” ujar Anggota DPRD Maros tiga periode itu.

Adapun koalisi pasangan calon yang sudah terbentuk, yakni Harmin-Ilham yang diusung oleh koalisi Partai Nasdem (5 kursi) dan PKS (2 kursi). Pasangan Harmil-Ilham sudah mencukupi 7 kursi dan bersyarat mendaftar di KPU.

Pasangan Chaidir Syam – Suhartina Bohari yang diusung koalisi PAN (6 kursi), PPP (2 kursi) dan PBB (1 kursi), total mengumpulkan 9 kursi. Koalisi Chaidir-Suhartina sudah lebih dari cukup untuk  mendaftar di KPU.

Pasangan ketiga yakni Tajerimin Nur – Havid S Fasha yang diusung koalisi besar Partai Golkar (7 kursi), PKB (4 kursi) dan Demokrat (1 kursi). Tajerimin-Havid mengumpulkan 13 kursi sebagai bekal mendaftar di KPU.

Partai Hanura dan Gerindra yang menyisakan 7 kursi belum menentukan calon. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Maros, Muhammad Yusuf Damang, menyebutkan jika partainya belum memutuskan calonnya. Alasan Yusuf, dia menunggu rekomendasi yang masih digodok di DPP. Namun, Yusuf tak memungkiri, jika ada dua pasangan calon yang dijejaki, yakni pasangan Harmil-Ilham dan pasangan Tajerimin-Havid. (andiesse)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini