Bangkitkan Kembali Pariwisata Maros, Disbudpar Canangkan Vaksinasi Para Pelaku Wisata

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros Muh Ferdiansyah. (Foto: Ist_menit)
menitindonesia, MAROS – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros Muhammad Ferdiansyah, menyatakan tekadnya membangkitkan kembali Pariwisata Maros yang terimbas pandemi akibat wabah Covid-19 yang terjadi sejak tahun 2020.
Menurut Ferdiansyah kepada menitindonesia.com,  sebagai upaya agar pariwisata Maros kembali bangkit, Disbudpar Maros mulai melakukan vaksinasi secara massif kepada para pelaku pariwisata bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.
“Hari ini, kami lakukan vaksinasi kepada ratusan pelaku wisata  di Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa. Diharap setelah adanya vaksinasi ini kepada para pelaku wisata, kunjungan wisata ke Maros akan meningkat karena Maros sudah masuk dalam area zona hijau Covid,” kata Ferdiansyah di Maros, Senin (12/4/2021).
Dia menambahkan, kunjungan wisata sangat terpukul akibat adanya pandemi. Sehingga pendapatan daerah dari sektor pariwisata menurun. Sehingga, kata dia, penurunan ini harus segera diatasi dengan kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Maros.
“Seluruh pelaku dan petugas wisata kami berikan vaksinasi demi menjaga keselamatan mereka, termasuk semua usaha pelaku usaha yang bersentuhan pariwisata kita berikan suntikan vaksin,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ferdi menjelaskan, saat ini sekitar 350 pelaku wisata dan pelaku usaha yang bersentuhan dengan pariwisata diberikan vaksin, terutama yang berada di tempat-tempat wisata favorit yang ada di Maros.
Selain itu, ungkap Ferdi, hari ini, Senin 12 April 2021, Disbudpar melakukan vaksinasi di dua tempat, yakni di wilayah wisata karst Rammang-Rammang dan di Wisata Alam Bantimurung.
“Di dua tempat itu, semua pelaku dan operator perahu kami berikan vaksin, mudah-mudahan setelah vaksinasi ini, kunjungan wisata di Maros meningkat dan semua tempat-tempat wisata tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, baik oleh pengunjung maupun para petugas di lapangan,” pungkasnya. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini