Pejabat Gedung Putih Ramai-Ramai Mundur, Kecewa Massa Brutal Mendemo Capitol Hill

Stephanie Grisham meninggalkan Gedung Putih,. (Foto Ist_reuter)
Politik Donald Trump menjijikkan – Pada pemilihan Anggota Senat, Partai  Republik kalah telak. Mereka lalu menggerakkan pendukung Trump mendemo ke Gedung Capitol Hill dan rusuh. Cara mereka dianggap menjijikkan. “Cara terakhir mereka adalah kejadian yang tidak bisa saya terima,” kata Stephanie Grisham.
menitindonesia, WASHINGTON DC – Pasca penyerbuan pendukung Donald Trump di Gedung Capitol, dua tangan kanan senior Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump mengundurkan diri. Salah satunya Stephanie Grisham yang menjadi staf ibu negara.
“Merupakan suatu kehormatan untuk melayani negara di Gedung Putih. Saya sangat bangga telah menjadi bagian dari misi Nyonya Trump untuk membantu anak-anak di berbagai daerah, dan bangga atas banyak pencapaian pemerintahan ini,” kata Grisham dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir dari Reuters.
Grisham, yang menghabiskan satu tahun sebagai juru bicara Gedung Putih sebelum menjadi kepala staf ibu negara, tidak mengatakan apakah pengunduran dirinya merupakan bentuk reaksi atas kekerasan di Capitol Hill tersebut.
WhatsApp Image 2021 01 07 at 15.53.35
Massa pendukung Trump berbaur dengan Politisi Partai Republik mendemo Capitol Hill, aksi brutal mereka dianggap kejadian paling menjijikkan sepanjang sejarah demokrasi AS. (Foto: Reuter)
Namun, sumber yang mengetahui keputusannya mengatakan kekerasan itu adalah kejadian terakhir yang tak dapat ia terima.
Tidak hanya itu, sejumlah pejabat tinggi Gedung Putih juga mempertimbangkan untuk mundur. Sebut saja penasihat keamanan nasional Robert O’Brien dan wakilnya, Matthew Pottinger, kata beberapa sumber.
O’Brien mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, sama seperti Pottinger, wakil penasihat keamanan nasional yang telah menjadi suara kunci terkait kebijakan pemerintah soal Tiongkok, menurut dua sumber.
“Saya baru saja berbicara dengan Wakil Presiden Pence,” kata O’Brien dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/1/2020) pagi, dan menambahkan, “Saya bangga telah melayani (negara) bersamanya.”
Selain itu, sekretaris sosial Gedung Putih, Rickie Niceta, juga mengundurkan diri. Begitu pula wakil juru bicara Gedung Putih, Sarah Matthews, sebagaimana dikatakan sumber kepada Reuters.
Terdapat pula obrolan di Gedung Putih bahwa wakil kepala staf Chris Liddell mungkin akan mengundurkan diri, kata seorang sumber. Namun, Gedung Putih menolak berkomentar mengani hal ini. #adezakaria
Sumber: Reuter