Hispania Spanyol

Mantan Anggota DPR RI
Oleh Mubha Kahar Muang
PADA awalnya orang Eropa mengira dunia hanya terdiri dari Benua Eropa, Asia dan Afrika. Dunia Lama. Tahun 1492 penguasa Spanyol mengizinkan Columbus mencoba mencapai India dengan berlayar ke barat, tetapi Columbus malahan menemukan Amerika. Ketika Columbus tiba di Spanyol pada 1 November 1493 dan mengabarkan penemuannya, Peter Martyr d’Anghiera menyebut Columbus dalam sebuah surat sebagai penemu Dunia Baru.
Spanyol menjadi salah satu negara pertama yang menjelajah Dunia Baru. Terletak di Eropa barat daya, berbatasan dengan Portugal di Semenanjung Iberia. Batas darat Spanyol adalah Perancis dan Andorra. Wilayahnya meliputi kota Ceuta, Melilla di Afrika Utara, Kepulauan Canary di Samudra Atlantik, Kepulauan Balearic di Mediterania dan berbagai pulau di Laut Tengah.
Hispania adalah nama yang diberikan oleh bangsa Fenisia untuk Semenanjung Iberia di sekitar abad ke-3 SM. Hingga abad ke-12 M nama Hispania masih digunakan yang merujuk kepada wilayah Granada, Kerajaan Kastilia, Leon, Aragon, Navarra serta Portugal. Pada saat kerajaan Kastilia dan Aragon bergabung tahun 1479 dan Navarra tahun 1512, gabungan kerajaan–kerajaan ini disebut Spanyol, sehingga sekarang daerah Iberia terdiri dari dua negara, yaitu Spanyol dan Portugis. Pada tahun 1494, dunia dibagi menjadi 2 belahan antara Spanyol dan Portugis melalui Perjanjian Tordesillas, dan Spanyol berhak memulai koloni pada semua Dunia Baru dari Alaska ke Tanjung Harapan kecuali Brazil, begitu pun dengan Asia.
Spanyol dengan ibukota Madrid, adalah salah satu negeri tujuan wisata di Eropa yang oleh pelancong dianggap sebagai negeri romantis. Di kota Madrid, selain akan menemui begitu banyak obyek wisata, juga akan berjumpa dengan beberapa restoran dan café dengan suguhan tari Flamenco yang dikenal dunia karena keindahannya.
Flamenco adalah pertunjukan musik dan tari khas Spanyol yang mendapat penghargaan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO pada November 2010. Asal usul Flamenco sebenarnya adalah tarian Istana Moor yang dibawa dari India pada abad ke-14, kemudian dikembangkan dan dimodifikasi oleh kaum Gipsi yang tinggal di Andalusia, Spanyol bagian selatan. Berkunjung ke Madrid, barulah lengkap kalau menyaksikan pertunjukan tari Flamenco. Corral de la Moreria, adalah restoran yang mempromosikan diri sebagai the most famous Tablao Flamenco in the world, di jantung kota Madrid.
Di Corral de la Moreria itu kita dapat menemukan jejak para pesohor dunia, mulai dari Omar Shariff dan Marlon Brando sampai ke Richard Gere dan Sandra Bullock. Mereka datang menyesap kuliner asli Hispania di tengah derap Flamenco. Kedatangan mereka dicatat dalam memorabilia buku tamu resto yang dibangun tahun 1956 oleh Manuel del Ray. Kunjungan makan malam di restoran ini harus memesan tempat terlebih dahulu. Para pelancong datang seolah untuk mengkonfirmasikan apa yang tertulis dalam buku 1,000 Places to See Before You Die, best seller The New York Times, yang menempatkan Corral de la Moreria pada rangking ketiga tempat di Spanyol yang “wajib” dikunjungi setelah Museum of El Prado dan The Royal Palace of Spain.
Selain Corral de la Moreria, ada pula Forres Bermejas, yang eksis sejak tahun 1960. Keunikannya ialah dekorasinya, meniru persis monumen Alhambra de Granada yang bergaya Mudejar. Sebuah gaya dekor yang amat dipengaruhi gaya Islam dengan lukisan dinding dan pilar-pilar lengkung. Tak pelak, negeri ini memang menyimpan jejak peradaban Islam yang pernah menguasai jazirah Iberia ini pada tahun 700-an sampai 1100-an Masehi.
Spanyol memang memiliki sejarah panjang. Pada abad ke-6 SM orang-orang Punisia, atau sekarang Libanon dan Suriah tiba di Iberia dan mendirikan koloni di Spanyol Selatan yang dinamai Cartago Nova. Negara kota Punisia adalah Kartago yang terletak di Afrika Utara di Teluk Tunis. Kerajaan Kartago berdiri pada 814 SM, kemudian mendirikan pemukiman Punisia di hampir seluruh Mediterani dan sebagian Eropa, termasuk Spanyol. Bangsa Punisia yang mengenalkan papyrus, membuat kapal yang unik yaitu memiliki layar dan dayung, membawa barang dari satu negara ke negara lainnya. Ketika itu hanya Romawi yang dapat menyaingi kekuasaan, kekayaan dan populasi Kartago.
Dalam upaya memperluas sekaligus mempertahankan daerah kekuasaan, Romawi dan Kartago berperang. Pada akhirnya perang dimenangkan oleh Romawi, Kekaisaran Kartago runtuh sehingga semua daerah kekuasaan Kartago jatuh ketangan Romawi termasuk Spanyol pada tahun 218 SM. Romawi kemudian menamai Spanyol sebagai Hispania, berasal dari bahasa Punisia yang berarti tersembunyi atau jauh dan terpencil.
Spanyol dikuasai oleh kekaisaran Romawi hingga tahun 400 M. Setelah runtuhnya Kekaisaran Romawi, Spanyol dikuasai oleh bangsa Visigoth mulai tahun 409 M. Tetapi kemudian Kaisar Byzantium Justinian kembali ingin menguasai Spanyol, sehingga Visigoth berjuang delapan tahun mengusir Romawi dari Spanyol
Karena konflik internal, Visigoth akhirnya dikalahkan oleh bangsa Moor dari Afrika Utara pada 711 M di bawah pimpinan Thariq. Amir Musa dengan pasukan mayoritas Arab bergabung membangun provinsi di bawah kekuasaan Dinasti Umayyah di Damaskus. Perbedaan etnis Berber dengan Arab sering menyulut konflik, sehingga tidak ada gubernur yang bertahan lama, sampai masuknya Abdurrahman al-Dakhil mendirikan Dinasti Umayyah di Spanyol dan menetapkan Cordoba sebagai ibu kota. Pada masa pemerintahan Abdulrahman Al-Dakhil dibangun mesjid Cordoba serta sekolah-sekolah di kota-kota besar Spanyol. Pada masa pemerintahan Abdurrahman III didirikan Universitas Kordoba mendahului Al-Azhar Kairo.
Pada tahun 1013 Umayyah Andalusia pecah membuat Spanyol juga terpecah menjadi lebih tiga puluh negara kecil. Kemudian muncul Dinasti Murabithun yang berpusat di mulut Sungai Sinegal melakukan ekspansi hingga ke Spanyol. Dinasti Murabithun kewalahan menumpas pemberontakan sehingga akhirnya diambil alih oleh Dinasti Muwahhidun yang berpusat di Maroko. Serangan dari pihak Kristen pun makin gencar. Pasukan Kristen dipimpin oleh Alfonso VIII, Raja Castile yang mendapat bantuan dari Perancis membuat pasukan dari Dinasti Muwahhidun mengalami kekalahan besar. Seluruh kekuasaan Islam di Spanyol jatuh ketangan pasukan Kristen kecuali Granada.
Bangsa Spanyol yang beragama Katolik terdiri dari beberapa kerajaan, yaitu Leon, Castille, Navarre, dan Aragon. Kerajaan Leon bersatu dengan Castile membuat Castile dengan Aragon menjadi dua kerajaan besar. Langkah pertama penyatuan Spanyol dilakukan tahun 1469 ketika Ferdinand V mewarisi takhta.
Aragon yang menikahi Isabella I dari Castille, Spanyol menjadi lebih kuat. Keduanya adalah penganut Katolik yang saleh. Pengadilan agama menjatuhkan hukuman berat bagi orang-orang yang dicurigai penganjur bidah atau tidak menyetujui ajaran Katolik. Orang diadili secara rahasia dan disiksa. Jika mengaku akan dikenakan denda, yang menyangkal akan dipenjara atau dibakar sampai mati untuk menghapus dosa.
Kaum Muslim dan Yahudi diusir atau dipaksa pindah agama. Sekitar 200.000 Yahudi meninggalkan negeri itu. Kaum Muslim yang tidak meninggalkan Granada dikejar dan dibunuh sehingga banyak yang bersembunyi di rumah-rumah. Tentara Salib kemudian membuat “pengumuman tipuan” bahwa kaum Muslim bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dan disiapkan kapal-kapal penumpang di pelabuhan.
Pada 1 April 1487 kaum Muslim berbondong-bondong ke pelabuhan siap untuk berangkat. Setelah ribuan penduduk Muslim, laki perempuan, tua muda, anak kecil dan bayi berkumpul, tentara Salib mengepung dengan pedang terhunus dan menghabisi mereka.
Perisitiwa 1 April 1487 tersebut saat ini diyakini sebagai sejarah lahirnya perayaan April Mop, hari bebas berdusta.
Walaupun sebagian
sejarawan berpendapat beda .
Letak Spanyol yang sangat strategis, membuat Spanyol harus berjuang selama kurang lebih 1.700 tahun untuk mengakhiri pendudukan bangsa lain. Mungkin pengalaman panjang tersebut yang melatar belakangi empat pemuda Spanyol berpetualang untuk menemukan wilayah baru. Hernando Cortes menjelajahi Mexico tahun 1504, Fransisco Pizarro menjelajahi Peru tahun 1509, Jimenez Quesada menjelajahi Columbia tahun 1535, serta Pedro de Valdivia menjelajahi wilayah Chili tahun 1530.
Pencarian wilayah oleh empat pemuda Spanyol ketika itu atau penemuan wilayah kemudian penaklukan , penguasaan atau penjajahan oleh Spanyol ,menyebabkan penutur bahasa Spanyol saat ini lebih dari 400 juta orang atau hampir sepuluh kali lipat jumlah penduduk Spanyol.
Saat ini, hampir seluruh permukaan bumi telah terkuak dan terbuka untuk diekplorasi bahkan diekploitasi. Dan ketika batas-batas geografis sudah melumer, maka yang tersisa adalah batas kedaulatan suatu negara. Kedepan tentu , modus penaklukan , penguasaan atau penjajahan atas sebuah negarapun berubah bentuk. Karena itu perlu kesadaran kolektif masing – masing warga dari sebuah negara menghadapi perubahan tersebut .
Jakarta, 27 September 2012


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini