menitindonesia, JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta terpilih Rano Karno, mengungkapkan pembagian peran dirinya bersama gubernur terpilih Pramono Anung dalam menjalankan roda pemerintahan. Rano menegaskan dirinya akan berperan lebih sebagai eksekutor dalam merealisasikan program-program untuk Jakarta.
“Dalam undang-undang juga ada pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur. Mas Pram lebih cocok di meja, sementara eksekutornya saya,” ujar Rano dalam acara Syukuran Jakarta Menyala di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/12/2024).
Rano Karno, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Banten, menyebutkan bahwa koordinasi dengan Pramono Anung akan lebih mudah karena keduanya berasal dari partai yang sama. Hal ini dianggap sebagai keunggulan untuk memastikan kebijakan berjalan lancar dan harmonis. “Bahasanya kan satu rumah. Jadi, kami paham satu sama lain,” ujar Rano.
Meski berperan aktif sebagai eksekutor, Rano menegaskan dirinya tidak akan tampil lebih dominan dibanding Pramono Anung. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan yang dirumuskan gubernur.
Siapkan Tim Khusus untuk Jakarta
Sementara itu, Pramono Anung mengungkapkan telah menyiapkan tim khusus yang terdiri dari para ahli untuk membantunya menyusun kebijakan dan mengelola Jakarta. Tim ini akan berperan dalam merumuskan program strategis selama lima tahun mendatang.
“Tim transisi ini akan berisikan orang-orang yang tahu cara berpikir saya,” kata Pramono. Ia berencana mengumumkan susunan tim ini setelah pelantikan pada Februari 2025.
Dengan latar belakang sebagai mantan Sekretaris Kabinet, Pramono optimistis dapat merealisasikan banyak program untuk kemajuan Jakarta.